Install SSL pada zimbra server dengan private key

Persiapan

  1. SSL Certificate: siapkan ini:
    • file sertifikat (e.g., your_domain.crt)
    • Intermediate sertifikat (e.g., intermediate.crt or CA_bundle.crt)
    • Private key (e.g., your_domain.key)
  2. Akses ke Zimbra Server: butuh root atau sudoers Zimbra server.

tahapan instalasi

1. Upload SSL Files ke Zimbra Server

Upload SSL pada folder,, misalnya /tmp/ssl.

2. pindah ke Zimbra User

pindah ke Zimbra user untuk instalasi:

sudo su - zimbra

3. yang lama di backup dulu

gini caranya:

cp /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key.bak
cp /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt.bak
cp /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt.bak

4. di replace ya yang lama

Copy SSL yang baru ke folder kerja:

cp /tmp/ssl/your_domain.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt
cp /tmp/ssl/your_domain.key /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key
cp /tmp/ssl/intermediate.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt

pastikan permisinya file:

chown zimbra:zimbra /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt
chown zimbra:zimbra /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key
chown zimbra:zimbra /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt
chmod 640 /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key

5. Verifikasi Certificate dan Key

gini caranya , ini nyambung terus ya:

/opt/zimbra/bin/zmcertmgr verifycrt comm /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.key /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt

6. Deploy SSL yang baru

Deploy dengan cara berikut, ini nyambung terus ya:

/opt/zimbra/bin/zmcertmgr deploycrt comm /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial.crt /opt/zimbra/ssl/zimbra/commercial/commercial_ca.crt

7. Restart Zimbra Services

Restart servicenya untuk menerapkan:

zmcontrol restart

begitulah kira-kira. ulangin tahapan ini pada semua server zimbra jika server lebih dari satu.

install SSL gak sembarangan, setelah install kamu bisa cek di https://sectigostore.com/ssl-tools/ssl-checker.php untuk memastikan semua komponen terpenuhi

Bagikan saja, itu tidak berat

website diretas dan diinject link slo*t gac*or , kita perbaiki.

sudah lama banget saya gak nulis di blog ini. entah karena sibuk, atau males. kombinasi sih kayaknya hehe.

padahal, banyak banget kerjaan yang bisa di dokumentasiin di blog ini, ya bisa untuk sekedar kenangan, atau portofolio wkwkw

kali ini, saya lagi benerin sebuah website punya client, goverment yang laporannya ada link sl*ot g*acor di dalam website itu. si client meminta saya untuk membersihkan link dan menutup atau mencari tau celah keamanannya.

perpus5

hal pertama yang saya sampaikan kepada client adalah : “apakah sistem masih berjalan normal ?” , “ya, masih normal, jawab sang client”

saya meminta ke client untuk segera melakukan takedown atau memutus trafik ke website dari luar atau dari public. hal ini untuk kepentingan mitigasi.

setelah itu, saya meminta akses server kepada client, dan meminta untuk melakukan karantina, selain saya, jangan ada yang mengakses server tersebut.

kemudian, saya melihat websitenya. dari tampilan websitenya, ini adalah website perpustakaan yang source codenya berasal dari sebuah lembaga yang mengampu terkait perpustaaan, ya, benar, itu PERPUSNAS. dengan engine websitenya yang diberi nama INLISLite . 

INLISLite dibangun menggunakan bahasa pemograman PHP dan database MySql dengan memanfaatkan framework YII.

kemudian saya mencari kemungkinan Vulnerability yang terdapat pada INLISLite ataupun framework YII di mesin pencari google.

saya menemukan vulnerability pada INLISLite. berikut referensinya : Inlislite 3.2 Insecure Settings ≈ Packet Storm (packetstormsecurity.com)

hmmm, kemudian saya lakukan PoC pada website si client, namun tidak bisa. ini dikarenakan kredential tidak valid, ya bisa dirubah oleh admin, atau oleh siperetasnya. hehe

oke, lanjut kemudian saya login ke server. hal yang saya lakukan adalah melihat file log berikut besarannya. apakah syslog yang dibuat oleh administrator itu baik atau tidak. melihat dari sizenya, masih kurang baik sih.

saya tidak langsung membaca isi dari file log, karena bisa mual. saya berselancar dahulu sambil berenang renang ke folder aplikasi itu berada. folder yang saya sorot adalah folder yang memiliki permission full oleh web server. kebetulan, webservernya apache. biasanya, folder website yang memiliki full permission adalah folder dimana user bisa melakukan CRUD pada file/folder.

perpus1

nah, ada yang aneh satu, saya lanjut berselancar lagi deh di folder folder lainnya.

perpus2

nah, nemu lagi deh, coba saya pastikan isi filenya apa

perpus6

fix, ini php backdoor.

disini sekalian saya lihat, kapan siperetas melakukannya.

dan kemudian saya mencari file-file backdoor lainnya.

dari hasil analisis ini, menghapus file backdoor saja tidak cukup. karena pasti peretasnya akan kembali. saya lanjut analisis untuk menemukan celah keamanan pada web tersebut.

nah, saatnya berpusing ria, hehe. file log ini isinya ribuan, bahkan ada jutaan baris. dari hasil analisis diatas, saya sedikit trckly untuk menemukan celah keamanannya.

file backdoor sudah ketemu, berarti saya mencari log yang berkaitan dengan file backdoor tersebut.

perpus3

dari hasil percarian yang bernilai 200 , artinya 200 ini adalah respon ditanggapi oleh server. terlihat peretasan dilakukan sekitar 27 may 2023. namun, posisi file backdoor sudah terupload, belum kelihatan dari mana dia melakukan upload file backdoor tersebut yang disinyalir disitu letak celah keamanannya.

dari hasil percarian diatas, terlihat kan ya IP dari peretas, so sudah pasti dia pakai VPN. saya lanjut mencari tau celah keamanannya dengan membaca log dari IP tersebut. tentunya yang dilakukan pada tanggal 27 may 2023 atau sebelumnya.

perpus4

nah. sampai disini, bisa keliatan kalau emang bug atau vulnerabilitynya itu sama seperti yang saya sampaikan direferensi. berarti emang kredentialnya udah dirubah sama siperetas.

oke, saya lanjut, darimana dia berhasil upload backdoor itu. saya melanjutkan membaca log yang memiliki nilai POST pada diretory backend.

perpusdari hasil pencarian, ketemu. jadi celah keamanannya pada modul katalog dengan cara menambahkan konten-digital, darisinilah peretas mengunggah file backdoor pertamanya.

jadi kesimpulannya :

*peretas memanfaatkan celah keamanan atau vulnerability yang terdapat pada INLISLite

*peretas mengexploitasi celah keamanan dengan mengunggah backdoor atau malware dengan melakukan baypass file upload pada menu konten digital.

*tujuan peretas adalah membuat link sl*ot gac*or pada website

*motif peretas adalah ekonomi.

untuk saat ini, saya lagi bersihin backdoornya, dan ini butuh waktu. karena gak bisa dilakukan dengan bantuan antivirus atau anti anti lainnya, apalagi anti nyamuk.

setelah saya bersihin, baru saya backup database dan file appsnya. untuk jaga-jaga kalau rupanya siperetas punya hidden malware. utamanya, nutup celah kemanannya dengan menghapus folder backend atau merubah kredentialnya.

udah ah, segitu dulu ya. hehe.

 

Bagikan saja, itu tidak berat

add new user on vmware vsphere

menambahkan user baru pada vmware vsphere.

untuk alasan keamanan, user perlu di manajemen sedemikian rupa, salah satunya adalah menambahkan user agar tidak menggunakan user administrator.

  1. langkah pertama adalah klik menu, lalu pilih administration

vs2. pilih menu user and grups , lalu pilih domain

vs1

3. tambahkan user sesuai domain, jangan lupa centang bawah. lalu OK

vs3

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan saja, itu tidak berat

Forgot password ubuntu 20.04 server on Vmware Vsphere

lupa password server, atau tidak diberikan password server oleh pemegang sebelumnya adalah hal yang menyebalkan. jika servernya berbentuk fisik, kamu harus mendatangi data center dimana letak server tersebut berada untuk melakukan reset password.

untungnya, dunia sudah canggih, saat ini hampir 90 % server berbentuk virtual. maka kegiatan reset password dapat dilakukan secara remote.

oh, iya, kegiatan ini adalah rangkaian dari sebuah kegiatan diantaranya reserve engineering sebuah server. oke langsung saja ke cara mereset password ubuntu 20.04 server di vmware vsphere.

  1. login kedalam dashboard vmware, kemudian, edit server virtual yang akan di reset.

reset

2. pada tab vm options, menu boot options, isikan lama delay server saat boot, terserah, saya isi dengan 10 sec.

reset23. kemudian, reboot server

Screenshot (3)_LI4. setelah reboot, akan muncul boot option seperti dibawah ini

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-015. ketik “e” tanpa kutip untuk edit file boot . maka akan muncul tampilan seperti ini

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-026. perhatikan, dan fokus hanya pada tulisan ro quiet splash $vt_handoff

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-037. ganti tulisan tersebut menjadi rw init=/bin/bash

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-048. setelah selesai edit, tekan Ctrl+x untuk reboot servernya.

9.server akan reboot dan akan menampilkan seperti dibawah ini

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-0510. ketik mount | grep -w / pada console untuk verifikasi letak disk OS ubuntu nya

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-0611. jika sudah tepat, ketik passwd pada console untuk merubah password root server

reset-root-password-on-ubuntu-20-04-0712. setelah berhasil, ketik exec /sbin/init untuk reboot server, dan silahkan, server sudah bisa login dengan user root dan password yang baru dibuat.

 

terima kasih.

Bagikan saja, itu tidak berat

How to install Forticlient on linux ubuntu

hai, jadi ceritanya pagi ini saya sedang dimintai tolong untuk setup server disebuah perusahaan swasta di Jakarta.

karena ini perusahaan mengutamakan keamanan, jadilah saya tidak boleh akses server tersebut dari luar jaringan mereka. artinya server hanya boleh diakses lewat jaringan lokal. tentunya mereka sudah menyediakan Virtual Private Network.

VPN mereka disediakan oleh perangkat firewall dengan brand FORTINET, dimana FortiClient sebagai VPN clientnya.

karena saya menggunakan Linux, maka saya mengunduh aplikasi Forticlient for Linux. tempat download dan cara instalasinya juga mudah, semua saya dapatkan dari website officialnya langsung yang beralamat di https://www.fortinet.com/support/product-downloads/linux .

setelah saya install dan membuka aplikasinya, jreng jreng, saya gagal connect ke gateway mereka.

forticlient GUI

padahal IP nya sudah saya masukkan dengan tepat.

tidak putus asa sampai disana, ( kan gak mungkin ya saya ngomel-ngomel ke client kalau saya gagal connect ke VPN mereka lewat linux padahal lewat OS lain aman-aman saja ). jadilah saya menggunakan cara lama, cara classic, cara old school, cara gelap, lah pokoknya cara dimana orang lain tidak mau cara ini. wkwkwkwk

saya instalalasi dan konfigurasi VPN connect via Command Line, ( entahlah, saya masih percaya kalau GUI itu semacam kutukan di Linux )

perintahnya adalah

sudo apt install openfortivpn
sudo vi /etc/openfortivpn/config

Screenshot_66

masukkan info diatas sesuai dengan user dari VPN kita. lalu save, dan jalankan dengan perintah

ant@linux:~$ sudo openfortivpn -c /etc/openfortivpn/config
[sudo] password for ant: 
INFO: Connected to gateway.
INFO: Authenticated.
INFO: Remote gateway has allocated a VPN.
INFO: Got addresses: [xxx.xxx.xxx.xxx], ns [0.0.0.0, 0.0.0.0]
INFO: Got addresses: [xxx.xxx.xxx.xxx], ns [0.0.0.0, 0.0.0.0]
INFO: Interface ppp0 is UP.
INFO: Setting new routes...
INFO: Adding VPN nameservers...
INFO: Tunnel is up and running.

nah, kalau ada error trusted-cert, tinggal masukin aja yang sesuai di error.

 

setelah muncul info Tunnel is up and running, maka jaringan kamu sudah tergabung ke jaringan Private mereka. tinggal bekerja deh. selamat mencoba.

 

butuh dukungan untuk desain infrastruktur, konfigurasi dan throubleshooting Server ? silahkan kontak kami melalui surel riyanto1337@gmail.com

 

Bagikan saja, itu tidak berat

konfigurasi mysql database master-slave untuk replikasi searah

ide ini sudah muncul sedari lama, namun saya baru bisa mengeksekusi akhir-akhir ini. awal munculnya ide ini karena ada kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh client dimana saya sebagai konsultannya.

awal permasalahannya adalah client tidak memiliki sistem backup sama sekali. untuk tindakan urgensi, saat itu saya membuatkan system backup yang berjalan setiap jam tertentu. namun, system backupnya hanya berbentuk dump dengan file ekstensi .sql. langkah ini saya tawarkan karena kebutuhan mendesak dan harus segera dieksekusi untuk melindungi data dari kegagalan fungsi sebuah system.

system backup yang berbentuk file hasil dump tersebut saya kirim dari server production ke server backup dengan tujuan jika ada kegagalan fungsi pada server production, mereka masih memiliki data hasil backup terjadwal.

sejauh ini, metode diatas sangat bermanfaat, terbukti beberapa kali server production mengalami gagal fungsi, antara lain: disk crash, network fail, system error dll, untuk mengembalikan system agar berjalan kembali, tentunya di restore dari file hasil backup tersebut.

namun, permasalahan berikutnya pasti akan muncul. tentunya ini berdasarkan tuntutan ya, jika client tidak nuntut, harusnya masih nyaman-nyaman saja dengan metode diatas. yang ada dalam benak saya beberapa waktu lalu, bagaimana jika client menuntut untuk data backup itu realtime,? artinya, jika data di input, misalnya huruf A pada server production, data huruf A tersebut juga langsung berada pada server backup secara realtime? tentunya metode backup terjadwal bukan lagi jawaban atas masalah ini.

mysql database master-slave adalah solusinya. dengan konfigurasi ini, maka data akan dikirim secara realtime dengan jeda data loss sangat kecil, ya sekian detiklah. ini tergantung dari kecepatan Network antara database master yang mengirim ke database slave, selain network, kecepatan menulis dan membaca pada disk atau yang dalam bahasa IT nya IOPS juga sangat berpengaruh.

untuk melakukan konfigurasi tersebut, gampang-gampang susah, jika anda hoki, mungkin mengikuti tutorial yang bertebaran di internet, bisa langsung implementasi. tapi saran dari saya, sebaiknya anda khatam dulu tentang Server dasar, kemudian khatam database enginer. kemudian memperkaya jam terbang dengan menyelesaikan berbagai persoalan hidup server. dengan begitu, anda akan paham dengan apa yang anda ketik, yang anda lalukan diserver. jadi kemungkinan salah eksekusi sangat tipis. jika anda tidak memahami itu, bisa saja anda salah eksekusi, misalnya menghapus database, atau mengubah privileges dari user server, seperti yang sering saya temui.

Screenshot_18

gambar diatas adalah salah satu perintah fatal yang dilakukan didalam server yang saya temui.

oke, kita langsung saja masuk ya ke teknisnya, sekarang saya memiliki dua server, yang pertama adalah master, dan yang kedua adalah slave. inti dari replikasi ini adalah bagaimana server slave dapat membaca binary log dari server master. maka, konfigurasi awal adalah pada server master

konfigurasi pada server master.

edit file berikut dan masukkan konfigruasi atau sesuaikan

[root@Master ~]# vim /etc/my.cnf
[mysqld]
log-bin=/data/bin/mysql-bin
binlog-format=row
server-id=1

2. membuat direktory binary log

[root@Master ~]# mkdir /data/bin
[root@Master ~]# chown -R mysql:mysql /data/bin

3. restart service mysql

[root@Master ~]# systemctl restart mysql

4. lihat hasil konfigurasi dengan perintah

[root@Master ~]# mysql -e "SHOW MASTER LOGS;"
+------------------+-----------+
| Log_name         | File_size |
+------------------+-----------+
| mysql-bin.000001 |     26753 |
+------------------+-----------+

5. membuat user mysql untuk melakukan replikasi

"GRANT REPLICATION SLAVE ON *.* TO 'repluser'@'IP SERVER SLAVE' IDENTIFIED BY 'DISIPASSWD';"

Konfigurasi pada server slave.

  1. tambahkan atau modifikasi file berikut
[root@Slave ~]# vim /etc/my.cnf
[mysqld]
read-only
server-id=2

2. restart service mysql

[root@Slave ~]# systemctl restart mysql

3. menambahkan konfigurasi pada mysql

MariaDB [(none)]> CHANGE MASTER TO MASTER_HOST='IP MASTER', MASTER_USER='repluser', MASTER_PASSWORD='PASSWDYGTADI', MASTER_LOG_FILE='mysql-bin.000001', MASTER_LOG_POS=26753;
MariaDB [(none)]> START SLAVE;
MariaDB [(none)]> SHOW SLAVE STATUS\G

jika konfigurasi berhasil, harusnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Screenshot_8

sampai disini, tujuan sudah tercapai, yaitu mysql database replikasi searah secara realtime. disini perlu adanya monitoring dan throubleshooting jika ada error pada system replikasi. selain monitoring dan throubleshooting, diperlukan juga tunning database untuk performa lebih baik.

Saya Riyanto, seorang Sysadmin. familiar dengan linux server dan Open source. jika butuh dukungan, bisa hubungi saya pada surel riyanto1337@gmail.com

Bagikan saja, itu tidak berat

mengatasi masalah blank page index.php pada codeigniter

setelah sekian lamanya mencari tau masalah error blank page pada codeigniter, akhirnya bisa ketahuan dengan menghidupkan error log pada file index.php nya karena error log tidak terbaca pada nginx.

cara nya adalah dengan edit file index.php pada root directory codeigniternya dan merubah production menjadi development.

define('ENVIRONMENT', isset($_SERVER['CI_ENV']) ? $_SERVER['CI_ENV'] : 'development');

kemudian, buka kembali aplikasi melalui browser, maka akan muncul error penyebab index.php nya blank.

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: pg_connect(): Unable to connect to PostgreSQL server: FATAL: database "sidesa_neiw" does not exist

Filename: postgre/postgre_driver.php

Line Number: 154

Backtrace:

nah, dari sana kelihatan penyebab error blanknya, yaitu database yang tidak sesuai. dari sana tinggal perbaiki penyebabkan.

 

oke sekian

Bagikan saja, itu tidak berat

Extend disk CentOS Virtual Server pada VMWare Vsphere

menambahkan disk pada virtual server centos logical volume di VMWare Vsphere

tulisan ini sebagai catatan pekerjaan agar tidak lupa dan sebagai Portofolio, kali aja ada yang lirik 😀

  1. harus login dulu ke dashboard Vspere nya.
  2. kemudian, pilih VM yang akan di extend disknya, dan klik kanan, dan pilih edit setting.

Screenshot_737

Screenshot_738

lalu kamu bisa edit jumlah disknya mau jadi berapa. setalh itu , klik Oke.

 

5. lanjut, SSH ke CentOS servernya. ketik fdisk -l untuk mengetahui diskname dan apakah disk sudah tertambah

[root@localhost /]# fdisk -l

Disk /dev/sda: 2199.0 GB, 2199023255552 bytes, 4294967296 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk label type: dos
Disk identifier: 0x0009a189

 Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 2048 2099199 1048576 83 Linux
/dev/sda2 2099200 419430399 208665600 8e Linux LVM

Disk /dev/mapper/centos-root: 53.7 GB, 53687091200 bytes, 104857600 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes


Disk /dev/mapper/centos-swap: 8455 MB, 8455716864 bytes, 16515072 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes


Disk /dev/mapper/centos-home: 151.5 GB, 151523426304 bytes, 295944192 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes

oke, sudah tertambah ya jadi 2 TB. lanjut ketik fdisk /dev/sda dan seperti langkah2 dibawah ini

[root@localhost /]# fdisk /dev/sda

WARNING: The size of this disk is 2.2 TB (2199023255552 bytes).
DOS partition table format can not be used on drives for volumes
larger than (2199023255040 bytes) for 512-byte sectors. Use parted(1) and GUID 
partition table format (GPT).

Welcome to fdisk (util-linux 2.23.2).

Changes will remain in memory only, until you decide to write them.
Be careful before using the write command.


Command (m for help): p

Disk /dev/sda: 2199.0 GB, 2199023255552 bytes, 4294967296 sectors
Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk label type: dos
Disk identifier: 0x0009a189

 Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 2048 2099199 1048576 83 Linux
/dev/sda2 2099200 419430399 208665600 8e Linux LVM

Command (m for help): n
Partition type:
 p primary (2 primary, 0 extended, 2 free)
 e extended
Select (default p): p
Partition number (3,4, default 3): 3
First sector (419430400-4294967295, default 419430400): 419430400
Last sector, +sectors or +size{K,M,G} (419430400-4294967294, default 4294967294): 4294967294
Partition 3 of type Linux and of size 1,8 TiB is set

Command (m for help): w
The partition table has been altered!

Calling ioctl() to re-read partition table.

WARNING: Re-reading the partition table failed with error 16: Device or resource busy.
The kernel still uses the old table. The new table will be used at
the next reboot or after you run partprobe(8) or kpartx(8)
Syncing disks.

kamu bisa reboot VM nya, atau ketik partprobe , saya pilih reboot saja biar hackul yakin.

kemudian ketik vgs untuk mengetahui volume groups

[root@localhost ~]# vgs
 VG #PV #LV #SN Attr VSize VFree
 centos 1 3 0 wz--n- <199,00g 4,00m

oke, disitu nama volume groupnya centos

kemudian, ketik lsblk, untuk mengetahui letak dan nama disknya yang baru

[root@localhost ~]# lsblk
NAME MAJ:MIN RM SIZE RO TYPE MOUNTPOINT
sda 8:0 0 2T 0 disk 
├─sda1 8:1 0 1G 0 part /boot
├─sda2 8:2 0 199G 0 part 
│ ├─centos-root 253:0 0 50G 0 lvm /
│ ├─centos-swap 253:1 0 7,9G 0 lvm [SWAP]
│ └─centos-home 253:2 0 141,1G 0 lvm /home
└─sda3 8:3 0 1,8T 0 part 
sr0 11:0 1 1024M 0 rom

sda3 adalah nama disk yang baru itu. lalu, kita tambahkan disk yang baru itu pada volume group centos dengan perintah :

[root@localhost ~]# vgextend centos /dev/sda3
 Volume group "centos" successfully extended

lanjut, kita lihat dulu, apakah command diatas berhasil, yaitu volume goups sudah tertambah :

[root@localhost ~]# vgdisplay centos | grep Free
 Free PE / Size 473088 / 1,80 TiB

sudah tertambah ya, jadi 1.8 TB. lanjut , kita extend, nah disini bebas, mau extend full, atau beberapa sesuai kebutuhan, dan juga, yang di extend sesuai mount point, ya istilahnya bagi-bagi kuelah. ada beberapa mount point pada volujme group, khususnya centos, ada root,swap, dan home disini saya akan extend yang root saja dengan menambahkan 500GB dari 1.8 TB. untuk extend full

 lvextend -l 100%FREE /dev/centos/root

[root@localhost ~]# lvextend -L+500G /dev/centos/root 
 Size of logical volume centos/root changed from 50,00 GiB (12800 extents) to 550,00 GiB (140800 extents).
 Logical volume centos/root successfully resized.

setelah di tambahkan, tinggal proses sync meta data dengan perintah growfs

[root@localhost ~]# xfs_growfs /dev/centos/root
meta-data=/dev/mapper/centos-root isize=512 agcount=4, agsize=3276800 blks
 = sectsz=512 attr=2, projid32bit=1
 = crc=1 finobt=0 spinodes=0
data = bsize=4096 blocks=13107200, imaxpct=25
 = sunit=0 swidth=0 blks
naming =version 2 bsize=4096 ascii-ci=0 ftype=1
log =internal bsize=4096 blocks=6400, version=2
 = sectsz=512 sunit=0 blks, lazy-count=1
realtime =none extsz=4096 blocks=0, rtextents=0
data blocks changed from 13107200 to 144179200

kemudian lihat, apakah sudah tertambah

[root@localhost ~]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
devtmpfs 3,9G 0 3,9G 0% /dev
tmpfs 3,9G 0 3,9G 0% /dev/shm
tmpfs 3,9G 8,8M 3,9G 1% /run
tmpfs 3,9G 0 3,9G 0% /sys/fs/cgroup
/dev/mapper/centos-root 550G 50G 501G 10% /
/dev/sda1 1014M 194M 821M 20% /boot
/dev/mapper/centos-home 142G 109G 33G 77% /home
tmpfs 783M 0 783M 0% /run/user/0

 

Bagikan saja, itu tidak berat

Mitigasi host yang menjadi bot

awalnya saya hanya melakukan rutinitas pengecekan firewall di kantor yang saya tangani.

dari hasil monitoring, ada lalu lintas yang tidak wajar dari salah satu host. kemudian saya mencoba mencari tau lebih jauh.

aktifitas tidak wajar

aktifitas tidak wajar

dari gambar diatas, dapat diketahui bahwa host tersebut berasal dari farmserver, dimana aktifitas outgoing yang tidak normal menuju port tertentu.

mitigasi selanjutnya saya remote SSH server tersebut. hal pertama yang saya cek adalah konsumsi resource

resource penuh

resource penuh

selain resource penuh, ada proses yang tidak wajar berjalan pada server, saya mitigasi lebih jauh terkait proses tersebut dengan melihat lebih rinci dengan perintah :

ps aux | grep netsnd

proses tidak wajar

proses tidak wajar

hasilnya adalah gambar diatas.  ada proses yang menjalankan file tttt yang targetnya random. oke, disini sudah jelas kalau memang aneh. saya lanjutkan migitasinya dengan mencari keberadaan file tttt dan kemudian membaca isi file tersebut,

letak file tttt dan rekan2 nya

letak file tttt dan rekan2 nya

dari hasil pencarian, menemukan letak file tersebut, kemudian saya membaca isi dari file tersebut dan file-file lainnya.

menjalankan nmap

menjalankan nmap

dari sana dapat dibaca, bahwasannya, proses yang tidak wajar tersebut adalah menjalankan perintah nmap pada host random di internet.

proses tersebut akan memakan resource, baik CPU, RAM dan Network.

darisana sudah bisa disimpulkan, bahwa server tersebut sudah menjadi ROBOT yang dikendalikan oleh orang lain diluar sana untuk proses-proses yang dia inginkan.

oiya, selain menjalankan perintah nmap, rupanya server tersebut juga digunakan untuk mining

miner

miner

siapa pelakunya ? bagaimana cara masuknya ? 

diperlukan mitigasi lebih dalam untuk mengetahui pelakunya, sementara ini, server tersebut saya karantina agar tidak berproses sementara waktu, dengan demikian, aplikasi diserver tersebut juga tidak dapat diakses sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

terima kasih telah mau membaca. :*

Bagikan saja, itu tidak berat

Mengatasi masalah mailer LPSE

masalah ini pertama muncul saat saya mendapat laporan dari UKPBJ bahwasannya penyedia tidak mendapatkan balasan email, baik pendaftaran maupun reset password

hal yang saya lakukan adalah login ke server, memastikan koneksi ke mailer lkpp terkoneksi, setelah saya cek, rupanya tidak terkoneksi mailernya dari server lpse ke server lkpp.

status connect, tapi tidak respon

status connect, tapi tidak respon

pengujian dengan mengetikkan perintah

telnet mail.lpse.lkpp.go.id 465

kemudian, saya doble check dengan telnet dari laptop local saya. hasilnya

nah ini yang benar

nah ini yang benar

rupanya error terjadi karena server mail lpse lkpp IP nya berubah. cara perbaikan di server lpse nya adalah dengan melakukan edit file hosts, dengan perintah

nano /etc/hosts

sesuaikan seperti ini

sesuaikan seperti ini

jika sudah, jangan lupa save, kemudian lakukan perintah pengujian telnet seperti diatas

telnet mail.lpse.lkpp.go.id 465

dan pastikan, responnya sudah seperti gambar dibawah ini :

nah ini yang benar

nah ini yang benar

jika sudah seperti gambar tsb, berarti sudah berhasil di perbaiki dan silahkan di coba dengan mendaftarkan penyedia,

SARAN : gunakanlah mailer sendiri, karena mialer LKPP saya lihat sudah ngos ngosan.

 

terima kasih.

 

Bagikan saja, itu tidak berat